Identifier

Identifier
Identifier

By bratesky 29 Des 2017, 18:59:23 WIB - Kategori: Java


 Identifier

 Identifier

Identifier adalah kumpulan karakter yang dapat digunakan untuk menamai variabel, method, lass, interface, dan package. Sebagaimana bahasa pemrograman pada umumnya, Java memiliki peraturan untuk identifier yang valid atau sah. Identifier bisa disebut valid atau sah apabila diawali dengan :

·            Huruf / abjad-

·            Karakter mata uang-

·            Underscore ( _ )

Identifier dapat terdiri dari :

·            Huruf / abjad-

·            Angka-

·            Underscore ( _ )

Identifier tidak boleh mengandung @, spasi atau diawali dengan angka. Selain itu, identifier tidak boleh menggunakan keyword atau kata-kata yang memiliki arti atau digunakan dalam pemrograman Java. Daftar keyword Java :

Abstact           double           int                   strictfp

Boolean         flse                   static               super

Break             fxtends             long               switch

Byte                 final                 native             Synchronized

case                 finally             new                 this

catch               float                  package         throw

char                 for                    private           throws

class               goto                 protected       transient

const              if                   public           try

continue         implements   return           void

default           import           short             volatile

do                  instanceof     interface         while

 

Selain menggunakan karakter biasa, kita juga dapat menggunakan unicode sebagai identifier.

 

B.         Deklarasi Variabel

Sintaks dasar :

            [tipe data] [nama variabel]

 

Menuliskan tipe data dari variabel, contoh :

int bilangan;

char karakter;

float bildesimal;

boolean status;

 

Setelah mendeklarasikan variabel dengan tipe data, selanjutnya memberikan nilai variabel tersebut dengan tanda = .

bilangan = 20;

 karakter = ‘k’;

 bildesimal = 22.2f;

status = true;

 

Dapat juga mendeklarasikan dan memberikan nilai dalam satu baris.

int bilangan = 20;

char karakter = ‘k’;

 float bildesimal = 22.2f;

boolean status = true;

Kita dapat membuat variabel menjadi konstanta yang tidak dapat diubah nilainya dengan menambahkan keyword sebelum tipe data dari variabel. Contoh :

final int konstantainteger = 10;

final float pajak = 15.5;

 

Agar konstanta ini dapat diakses oleh class lain tanpa harus membuat objek terlebih dahulu, maka kita dapat menambahkan modifier public dan keyword static seperti berikut :

public static final konstantainteger = 10;

 

6.      Versi-Versi Java

 

Setelah sebelumnya dijelaskan mengenai pengertian, sejarah, karakteristik, dan komponen utama platform Java maka selanjutnya akan membahas mengenai versi-versi pada Java. Dari masa ke masa perkembangan Java sudah semakin canggih dalam setiap fitur-fiturnya. Berikut ini adalah versi-versi Java, mulai dari yang pertama kali diluncurkan hingga versi terbaru yang akan dimunculkan.

 

1.    Versi awal Java ditahun 1996 sudah merupakan versi release sehingga dinamakan Java Versi 1.0. Java versi ini menyertakan banyak paket standar awal yang terus dikembangkan pada versi selanjutnya:

·         java.lang: Peruntukan kelas elemen-elemen dasar.

·         java.io: Peruntukan kelas input dan output, termasuk penggunaan berkas.

·         java.util: Peruntukan kelas pelengkap seperti kelas struktur data dan kelas kelas penanggalan.

·         java.net: Peruntukan kelas TCP/IP, yang memungkinkan berkomunikasi dengan komputer lain menggunakan jaringan TCP/IP.

·         java.awt: Kelas dasar untuk aplikasi antarmuka dengan pengguna (GUI)

·         java.applet: Kelas dasar aplikasi antar muka untuk diterapkan pada penjelajah web.

2.    Pada tahun 1998, Sun Microsystem memperkenalkan Java versi 1.2 atau lebih dikenal dengan nama Java 2 yang terdiri atas JDK dan JRE versi 1.2. Pada Java 2 ini, java dibagi menjadi 3 kategori:

a)   Java 2 Standart Edition (J2SE)

Kategori ini digunakan untuk menjalankan dan mengembangkan aplikasi-aplikasi Java pada level PC (Personal Computer).

b)   Java 2 Enterprise Edition (J2EE)

Kategori ini digunakan untuk menjalankan dan mengembangkan aplikasi-aplikasi Java pada lingkungan entriprise dengan menambahkan fungsionalitas-fungsionalitas java semacam EJB (Enterprise Java Bean), Java CORBA, Servlet dan JSP serta Java XML (Extensible Markup Language).

c)    Java 2 Micro Edition (J2ME)

Kategori ini digunakan untuk menjalankan dan mengembangkan aplikasi-aplikasi java pada handled devices atau perangkat-perangkat semacam handphone, Palm, PDA, dan Pocket PC. J2ME dirancang untuk dapat menjalankan program Java pada perangkat-perangkat semacam handphone dan PDA, yang memiliki karakteristik yang berbeda dengan sebuah komputer biasa, misalnya kecilnya jumlah memori pada handphone dan PDA. J2ME terdiri atas komponen-komponen sebagai berikut Java Virtual Mac       hine (JVM) dan Java API (Application Programming Interface) serta Tools lain untuk pengembangan aplikasi Java semacam emulator Java Phone dan emulator Motorolla. Dalam J2ME dibagi menjadi dua bagian yang dikenal dengan istilah configuration dan profile.

 

      3.    Oracle baru saja mengumumkan peluncuran platform Java standard edition 7 (Java SE7). Mereka mengklaim bahwa Java terbaru ini akan memiliki berbagai kemudahan dibandingkan dengan versi-versi sebelumnya. Terdapat tujuh keuntungan Java SE7, yang pertama adalah perubahan bahasa. Perubahan bahasa ini dikatakan Oracle dapat membantu pengembang untuk dapat lebih produkitf dan menghasilkan program dengan sintak yang sederhana sehingga dapat dengan mudah dimengerti. Selanjutnya adalah peningkatan bahasa pendukung dinamis, seperti Ruby, Phyton, dan Javascript. Dengan adanya bahasa pendukung tersebut dapat meningkatkan performance pada JVM. Ketiga adalah multicore API baru yang membuat pengembang lebih mudah untuk mendekomposisi permasalahan menjadi beberapa bagian yang nantinya dapat dieksekusi secara paralel. Selain itu terdapat juga interface I/O yang lebih komprehensif, fitur jaringan dan kemananan baru, support terhadap internasionalisasi, termasuk unicode 6.0, dan yang terakhir adalah tersedia beberapa versi update librari. Java SE7 yang baru pertama kali ini dikembangkan oleh Oracle memiliki kompabilitas dengan versi sebelumnya. Sehingga para pengembang tak perlu susah-susah untuk beradaptasi.




ARTIKEL TERKAIT: